Rabu, 10 Mei 2017

Beberapa Langkah Esensial dalam Pembuatan Industri

Sebelum berkutat dengan masalah finansial, sumber daya, manajemen, atau segala urusan lainnya, langkah pertama yang wajib dilakukan oleh sebuah industri adalah menentukan visi, misi, dan tujuannya. Visi merupakan unsur tertinggi dari ketiga unsur tersebut, kemudian diikuti dengan misi dan tujuan. Sebagai gambaran, berikut adalah contoh perbedaan ketiga unsur tersebut:

  • Visi: Bisa berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Misi: Menjadi manusia yang berguna
  • Tujuan: Menjadi sarjana

Sebuah industri juga perlu menentukan sasaran dengan pengertian yang sedikit berbeda dengan tujuan. Sasaran adalah tujuan dengan parameter yang jelas. Bayangkan dalam dunia perkuliahan, tujuan seorang mahasiswa adalah untuk lulus kuliah, sedangkan sasarannya adalah lulus dalam waktu 3.5 tahun dan IPK di atas 3.5. Dalam perjalanannya, mungkin saja mahasiswa tersebut lulus kuliah, tetapi dalam 4 tahun dan dengan IPK  sebesar 3. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa tersebut telah mencapai tujuannya, namun tidak mencapai sasarannya. Tujuan juga berbeda dengan maksud. Sebagai contoh seseorang bertujuan ke kedai kopi untuk membeli caramel macchiato, namun ketika sampai di kedai kopi, produk tersebut sudah habis. Artinya, tujuan orang tersebut tercapai, sedangkan maksudnya tidak tercapai.

Setelah semuanya telah ditentukan, langkah berikutnya adalah mencari tahu apakah visi, misi, ataupun tujuan yang telah ditetapkan bertentangan dengan hukum yang ada. Jika terdapat benturan, maka harus dilakukan perubahan pada konsep tersebut. Kedua langkah tersebut merupakan langkah primer sebuah industri. Ketika langkah primer terpenuhi, maka hal selanjutnya adalah memenuhi langkah sekunder seperti penentuan jumlah modal, pasar yang dituju, SDM dan teknologi yang akan digunakan, dan seterusnya. Setiap langkah memiliki cara tersendiri untuk mencapainya, sebagai contoh sebuah industri dapat melakukan survey pasar untuk mengetahui situasi dan kondisi pasarnya. Dengan begitu, industri akan lebih mudah untuk menentukan siapa target pasarnya. Contoh lainnya adalah penjadwalan proyek dari sebuah industri dapat dilakukan dengan teknik GANTT Chart atau Critical Path Method (CPM), dimana penjelasan lebih lanjut untuk kedua teknik tersebut akan dibahas dalam post Manajemen Proyek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari Mengintip Budaya Makanan di Romawi Zaman Kuno!

Halo semuanya, post kali ini akan membahas budaya makanan bangsa Romawi pada zaman dulu. Apakah kalian sering melihat adegan seseorang yang...